Baca Juga
BLORA, Transblora.Co - Babinsa Desa Karangtengah Koramil 12/Ngawen Kodim
0721/Blora, Serda Slamet Nuri melakukan pendampingan penyemprotan tanaman padi
di lahan milik Sugiono, salah satu anggota Poktan Sumber Rejeki Desa Karangtengah,
Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Minggu, (29/12).
Menurut Serda Slamet Nuri, penyemprotan tanaman padi
harus dilakukan dengan tepat dan benar, agar hasil produksi bisa maksimal.
“Dosis menyemprot tanaman padi juga harus sesuai dengan arahan dari PPL
setempat,” terangnya.
Penggunaan pestisida tidak akan bekerja dengan
baik jika penyemprotan dilakukan pada waktu yang tidak tepat. “Jika salah dalam
melakukan penyemprotan, pestisida tidak akan maksimal membunuh hama atau
penyakit tanaman. Jika demikian, penyemprotan akan sia-sia dan harus
diulangi sesering mungkin,” terangnya.
“Waktu yang tepat melakukan penyemprotan tanaman
padi adalah pada saat stomata (mulut daun) terbuka. Sebab ketika stomata
terbuka, cairan pestisida akan mudah diserap oleh tanaman dan masuk
kedalam jaringan tanaman,” jelas Serda Slamet Nuri..
“Dengan demikian hama atau penyakit yang menyerang
tanaman akan mati ketika hama memakan bagian tanaman tersebut. Waktu yang
tepat adalah pagi hari hingga jam 09.00 dan sore hari mulai dari jam
15.30 hingga jam 17.00,” jelas Babinsa Karangtengah.
“Gunakanlah dosis sesuai dengan yang dianjurkan oleh
PPL, jangan mengurangi atau menambah dosis. Sebab dosis yang kurang bisa
berakibat fatal, hama atau penyakit tanaman tidak mati,” pungkas Serda
Slamet Nuri. (Tim)

Posting Komentar