Articles by "Penyerapan Gabah"


Transblora.Com, BLORA – Babinsa Koramil 02/Jepon, Sertu Sugianto, mendampingi Perum Bulog Blora dalam proses pembelian atau penyerapan gabah kering panen (GKP) dari petani di Desa Geneng, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Selasa (25/3/2025). Gabah yang diserap berasal dari petani lokal, di antaranya Suwarno, Jati, dan Sulikah dari Kelompok Tani Budi Daya.

Sertu Sugianto menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran proses penyerapan gabah sesuai dengan ketentuan pemerintah. Selain itu, kehadiran Babinsa di lapangan juga memberikan jaminan kepada petani agar mendapatkan harga yang stabil dan sesuai dengan standar Bulog.

“Kami hadir untuk mendukung program ketahanan pangan dan memastikan petani mendapatkan harga yang layak atas hasil panennya. Dengan pendampingan ini, kami berharap petani tidak dirugikan dalam proses penyerapan gabah dan semakin termotivasi untuk meningkatkan produksi pertanian mereka,” ujar Sertu Sugianto.

Sementara itu, perwakilan Bulog, Reza, menegaskan komitmen Bulog dalam menyerap gabah dari petani lokal guna menjaga ketersediaan stok beras nasional.

“Kami berharap kerjasama ini dapat memberikan manfaat bagi petani dan menjaga kesejahteraan mereka,” kata Reza.

Dalam kegiatan ini, Bulog berhasil menyerap sebanyak 9.540 kg gabah kering panen dengan harga Rp6.500 per kilogram.

Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, diharapkan para petani di Blora semakin percaya diri dalam menyalurkan hasil panennya, sehingga kesejahteraan mereka tetap terjaga dan produksi pertanian semakin meningkat. (pw)


Transblora.Com, BLORA - Babinsa Koramil 04/Tunjungan, Sertu Suroto, melaksanakan pendampingan kepada Bulog dalam penyerapan gabah petani di Dukuh Greneng, Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan, pada Minggu (23/03/2025).

Sertu Suroto menyampaikan bahwa serap gabah merupakan langkah penting untuk memastikan harga jual gabah tetap stabil dan menguntungkan bagi petani. Dalam kesempatan ini, Bulog membeli sebanyak 9.026 kg gabah dengan harga Rp6.500 per kilogram.

“Serap gabah petani adalah program pemerintah melalui Bulog untuk menjaga kestabilan harga gabah serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Sertu Suroto.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk menjaga harga di tingkat petani tetap sesuai ketetapan pemerintah, mengurangi fluktuasi harga, serta membantu menjaga cadangan pangan nasional.

Selain mendampingi penyerapan gabah, Babinsa juga memberikan arahan kepada petani mengenai pentingnya menjaga kualitas gabah agar memenuhi standar Bulog. Petani juga mendapatkan informasi terkait harga yang ditetapkan pemerintah.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan Bulog semakin mudah dalam menyerap gabah dari petani, sehingga para petani dapat merasakan manfaat ekonomi yang lebih baik. (pw)


Transblora.Com, BLORA – Babinsa Koramil 11/Jati Kodim 0721/Blora, Serda Sukandar, mendampingi Tim Bulog yang dipimpin oleh Reza dalam proses penyerapan gabah milik Siswanto dari Kelompok Tani (Poktan) Tani Maju, yang berada di Dukuh Sempu, Desa Randulawang, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 20 Maret 2025.

Serda Sukandar menjelaskan bahwa program serap gabah merupakan salah satu upaya penting dalam menjaga stabilitas harga gabah di pasaran dan memastikan kesejahteraan petani. Pada kesempatan kali ini, Bulog berhasil membeli gabah dengan berat total 9.047 kg, dengan harga Rp6.500 per kilogram.

"Program serap gabah ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga kestabilan harga gabah dan beras, serta memberikan kepastian harga yang menguntungkan bagi petani," ujar Serda Sukandar.

Program ini bertujuan untuk menstabilkan harga gabah di tingkat petani, memastikan petani mendapatkan harga yang sesuai dengan ketentuan pemerintah, serta mengurangi fluktuasi harga yang merugikan petani. Selain itu, program ini juga berperan dalam mengisi cadangan pangan pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga memberikan arahan kepada petani tentang pentingnya menjaga kualitas gabah agar sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Bulog. Selain itu, petani juga diberi informasi terkait harga yang ditetapkan pemerintah, baik untuk gabah maupun beras. Dengan pendampingan ini, Bulog dapat lebih mudah menyerap gabah dari petani, sehingga para petani merasa diuntungkan. (pw)


Transblora.Com, BLORA – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayahnya, Sertu Juwanto, Babinsa Koramil 01/Blora, melakukan pendampingan terhadap proses penyerapan gabah petani di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, pada Rabu (19/03/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran transaksi penjualan gabah kepada Bulog dengan harga yang telah disepakati, yakni Rp 6.500 per kilogram.

Sertu Juwanto memantau langsung seluruh tahapan penyerapan gabah untuk memastikan prosesnya berjalan sesuai prosedur dan petani menerima harga yang telah disepakati. “Peran Babinsa sangat penting dalam mendampingi petani, memastikan mereka mendapatkan harga yang adil dan distribusi gabah berjalan lancar,” ujar Sertu Juwanto.

Supriyanto, salah satu anggota Kelompok Tani Tirta Mukti, menyampaikan terima kasih atas bantuan Babinsa dalam mendampingi proses penyerapan gabah. Menurutnya, pendampingan ini sangat memudahkan transaksi dan memastikan petani mendapatkan harga sesuai harapan.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini. Babinsa memberikan rasa aman dan harga yang kami terima sudah sesuai dengan yang disepakati,” ungkap Supriyanto.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Blora. Sertu Juwanto berharap, melalui pendampingan yang berkelanjutan, kesejahteraan petani di Kelurahan Sendangharjo akan meningkat, dan sektor pertanian lokal semakin berkembang. “Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah ini,” tambahnya.

Sebagai informasi, jumlah gabah yang berhasil diserap dari desa ini mencapai 7.974 kilogram, dengan pendampingan dari pihak Bulog yang dipimpin oleh Bapak Choirul Anwar.

Pendampingan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi petani, tetapi juga memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang lebih kokoh dan berkelanjutan di Kabupaten Blora. (pw)


Transblora.Com, BLORA – Babinsa Koramil 01/Blora, Kodim 0721/Blora, Koptu Ali Mustofa, turut mendampingi petugas Bulog dalam penyerapan gabah hasil panen petani di Dukuh Krabyakan, Desa Temurejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, pada Selasa (18/3/2025) sore.

Sebanyak 7.674 kilogram gabah dari hasil panen petani berhasil diserap oleh Bulog dengan harga sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan, yakni Rp 6.500 per kilogram.

Ibu Wahyu Pipit, anggota Kelompok Tani Sido Rukun, mengungkapkan rasa syukurnya karena hasil panen mereka diakomodir langsung oleh pemerintah melalui Bulog yang mendatangi lokasi secara langsung.

“Kami sangat bersyukur karena Bulog datang langsung ke lokasi dan membeli gabah kami dengan harga yang sesuai. Ini sangat membantu para petani,” ujar Ibu Wahyu.

Koptu Ali Mustofa menyampaikan, pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari sinergi yang erat antara Bulog dan TNI untuk menjaga ketahanan pangan nasional. “Kami hadir untuk memastikan proses penyerapan gabah berjalan lancar, serta mendukung petani dalam mendapatkan harga jual yang adil dan sesuai,” jelasnya.

Sementara itu, Danramil 01/Blora, Kapten Inf Maningsun, mengungkapkan bahwa kegiatan pendampingan penyerapan gabah oleh Bulog ini sesuai dengan instruksi dari Komando Atas.

“Alhamdulillah, pendampingan penyerapan gabah di salah satu desa di wilayah kami berjalan dengan baik. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani, memberikan keuntungan lebih baik, dan tentunya menjaga ketahanan pangan nasional,” tutup Kapten Inf Maningsun. (pw)


Transblora.Com, Blora – Sertu Agus Supriyanto, Babinsa Koramil 13/Kunduran, turut mendampingi penyerapan gabah petani di Dukuh Pangan, Desa Jagong, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora. Kegiatan ini dilakukan oleh Bulog sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga gabah dan mendukung kesejahteraan petani. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (16/3/2025).

Gabah yang dipanen oleh petani bernama Nyamianto, anggota Kelompok Tani Mugi Rahayu I di Dukuh Pangan, Desa Jagong, diambil oleh pihak Bulog untuk selanjutnya diproses dan disalurkan sebagai cadangan pangan nasional. Sertu Agus Supriyanto hadir untuk memberikan pendampingan langsung kepada petani dan memastikan proses penyerapan gabah berjalan lancar sesuai dengan prosedur yang berlaku.


Dalam kesempatan tersebut, Sertu Agus menyampaikan pentingnya kerjasama antara petani, TNI, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan instansi terkait seperti Bulog untuk memperkuat program ketahanan pangan di wilayah tersebut. Ia juga mengingatkan agar para petani selalu berkoordinasi dengan pihak berwenang, guna memastikan hasil pertanian mereka terserap dengan baik dan mendapatkan harga yang wajar.

Penyerapan gabah ini menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas pangan, sekaligus memberikan dukungan kepada petani lokal untuk meningkatkan hasil pertanian mereka di masa depan. Nyamianto, petani yang gabahnya diserap, menyampaikan apresiasi terhadap pendampingan yang diberikan oleh Babinsa, yang sangat membantu kelancaran proses penjualan gabah ke Bulog.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi petani lainnya untuk memanfaatkan program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan mereka, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Blora. (pw)


Transblora.Com, BLORA - Babinsa Koramil 01/Blora Sertu Juwanto bersama Petugas PPL mendampingi petugas Bulog dalam rangka pembelian gabah hasil panen petani diwilayah Dukuh Medang, Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora. Jumat, (14/3/2025).

Dari hasil panen padi yang berhasil diserap oleh Bulog sebanyak 9.546 kilogram dengan besar pembelian sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) yang ditetapkan saat ini yakni 6.500 rupiah per kilogram.

Anggota Poktan Tirta Mukti merasa bersyukur karena hasil panen petani diakomodir oleh pemerintah melalui Bulog dengan langsung datang ke lokasi.

Babinsa Sertu Juwanto menyampaikan, pendampingan yang dilakukannya merupakan wujud sinergi secara melekat antara Bulog dan TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional. “Kami hadir untuk memastikan proses penyerapan gabah berjalan lancar serta mendukung para petani dalam mendapatkan harga jual yang layak,” ujarnya.

Terpisah, Danramil 01/Blora Kapten Inf Maningsun menyampaikan, kegiatan pendampingan penyerapan panen oleh Bulog telah sesuai yang diinstruksikan oleh Komando Atas.

Alhamdulillah, proses pendampingan penyerapan gabah di salah satu desa di wilayah kami berjalan sesuai rencana.

Dengan adanya program ini, diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat dan mendapatkan keuntungan lebih baik serta ketahanan pangan nasional tetap terjaga,” tutupnya. (pw)


Transblora.Com, BLORA - Babinsa Koramil 04/Tunjungan Kodim 0721/Blora Serda Sugiarto bersama Bapak Sudarwanto Petugas PPL mendampingi Bapak Wahyudi petugas Bulog dalam rangka pembelian gabah hasil panen petani di wilayah Desa Tambahrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Rabu, (12/3/2025).

Dari hasil panen padi yang berhasil diserap oleh Bulog dengan besar pembelian sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) yang ditetapkan saat ini yakni 6.500 rupiah per kilogram.

Anggota Poktan Sumber Rejeki merasa bersyukur karena hasil panen petani diakomodir oleh pemerintah melalui Bulog dengan langsung datang ke lokasi.


Babinsa Serda Sugiarto menyampaikan, pendampingan yang dilakukannya merupakan wujud sinergi secara melekat antara Bulog dan TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional. “Kami hadir untuk memastikan proses penyerapan gabah berjalan lancar serta mendukung para petani dalam mendapatkan harga jual yang layak,” ujarnya.

Alhamdulillah, proses pendampingan penyerapan gabah di salah satu desa di wilayah kami berjalan lancar dengan hasil 8.593 kg.

Dengan adanya program ini, diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat dan mendapatkan keuntungan lebih baik serta ketahanan pangan nasional tetap terjaga,” tutupnya. (pw)


Tranbslora.Com, BLORA – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah, Serda Indik, Babinsa Koramil 04/Tunjungan, melaksanakan pendampingan penyerapan gabah petani di Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, pada Rabu (12/03/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses penjualan gabah pada Bulog berjalan lancar, dengan harga yang telah disepakati sebesar Rp 6.500 per kilogram.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Indik memantau secara langsung agar setiap tahapan penyerapan gabah berlangsung sesuai prosedur dan harga yang diterima petani tepat sesuai kesepakatan. “Peran Babinsa sangat krusial dalam mendampingi petani, memastikan mereka mendapat harga yang adil, serta kelancaran distribusi gabah,” ujar Serda Indik.

Bapak Bambang Adi, salah satu anggota Poktan Tani Maju, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan Babinsa dalam pendampingan penyerapan gabah. Menurutnya, pendampingan ini sangat mempermudah proses transaksi dan menjamin petani mendapatkan harga yang sesuai harapan.


“Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini. Babinsa memberikan rasa aman, dan harga yang kami terima sudah sesuai dengan yang disepakati,” ungkap Bapak Bambang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Blora. Serda Indik berharap, melalui pendampingan yang terus berlanjut, kesejahteraan petani di Desa Tutup dapat meningkat, dan sektor pertanian lokal semakin berkembang. “Semoga kegiatan ini dapat mendukung kesejahteraan petani dan tercapainya ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah ini,” tambahnya.

Sebagai informasi, jumlah gabah yang diserap dari desa tersebut mencapai 9.140 kilogram, dengan pendampingan dari pihak Bulog yang dipimpin oleh Bapak Didik dan Bapak Wahyu.

Pendampingan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi petani, tetapi juga memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang lebih kokoh dan berkelanjutan di Kabupaten Blora. (pw)


Transblora.Com, BLORA - Babinsa Koramil 15/Japah Sertu Ganang melaksanakan pendampingan terhadap Bulog Kanca Pati dalam rangka pembelian atau penyerapan gabah kering panen (GKP) milik Bapak Kamto Poktan Tani Makmur di wilayah Desa Bogem, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Senin (10/3/2025).

Sertu Ganang mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses penyerapan gabah berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Selain itu, pendampingan dilakukan untuk memberikan jaminan kepada petani bahwa harga gabah tetap stabil dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Bulog.

“Kehadiran kami sebagai Babinsa di lapangan bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan serta membantu petani dalam mendapatkan harga yang layak untuk hasil panennya. Kami hadir untuk memastikan bahwa petani mendapatkan manfaat maksimal dari hasil pertaniannya dan tidak dirugikan dalam proses penyerapan gabah ini,” ujarnya.

Sementara, Bapak Wahyudi pihak Bulog juga mengatakan komitmennya untuk terus menyerap gabah dari petani lokal guna menjaga ketersediaan stok beras nasional.

“Kami berharap kerjasama ini dapat memberikan manfaat bagi petani dan memastikan kesejahteraan mereka tetap terjaga,”ujar Wahyudi.

Diketahui, penyerapan gabah padi di Desa Bogem, Kecamatan Japah ini sebanyak 9.107 Kg gabah kering dengan harga Rp 6.500.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan para petani di wilayah Japah semakin termotivasi untuk meningkatkan produksi pertanian mereka, serta terjamin dalam penyaluran hasil panennya. (pw)


Transblora.Com, BLORA – Babinsa Koramil 09/Randublatung, Kodim 0721/Blora, Serka Radji melaksanakan kegiatan pendampingan dan pemantauan serap gabah oleh Bulog Kancab Pati, yang bertempat di Desa Plosorejo, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, pada Senin (10 Maret 2025).

Babinsa Plosorejo, Serka Radji dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukannya merupakan bentuk sinergi antara Bulog, Dinas Pertanian (PPL), dan TNI untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa proses penyerapan gabah berjalan dengan lancar dan mendukung para petani agar mendapatkan harga jual yang sesuai dengan Harga Pokok Pemerintah (HPP),” ungkap Babinsa.

Ia menambahkan, tim Bulog bersama Kodim 0721/Blora melakukan jemput gabah serta pembelian gabah dengan harga yang sesuai HPP, yaitu sebesar Rp 6.500,- per kilogram, milik Ibu Anik S. dari Desa Plosorejo. Setelah itu, dilakukan proses penimbangan gabah. “Dengan adanya program ini, diharapkan kesejahteraan petani meningkat dan ketahanan pangan nasional tetap terjaga,” tutupnya.

Pantauan di lokasi, Bulog Kanca Pati berhasil menyerap gabah dengan total berat mencapai 8.921 kilogram. Seluruh gabah tersebut dibeli dengan harga Rp 6.500,- per kilogram, sesuai dengan Harga Pokok Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan. (pw)


Transblora.Com, BLORA – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Blora, Serda Siska Hendiyana, Babinsa Koramil 02/Jepon, mengawal langsung proses penyerapan gabah dari petani Kelompok Tani (Poktan) Margo Mulyo di Desa Turirejo, Kecamatan Jepon, pada Selasa (04/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan petani memperoleh harga yang sesuai dan proses penyerapan gabah berjalan lancar dengan harga yang telah disepakati, yakni Rp 6.500 per kilogram.

Serda Siska Hendiyana mengungkapkan, pendampingan terhadap petani sangat penting agar mereka tidak hanya mendapatkan harga yang layak, tetapi juga memastikan bahwa distribusi gabah berjalan sesuai rencana. “Sebagai Babinsa, tugas kami adalah mendampingi petani agar mereka dapat menjual hasil panennya dengan harga yang sesuai dan memastikan agar proses ini berjalan dengan efisien,” ujar Serda Siska.


Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut. Serda Siska berharap, dengan pendampingan ini, kesejahteraan petani di Desa Turirejo dapat meningkat, sehingga produksi pertanian lokal bisa berkembang secara berkelanjutan. “Semoga dengan adanya pendampingan ini, para petani dapat merasakan manfaat yang lebih, dan ketahanan pangan di wilayah ini dapat terus terjaga,” tambahnya.

Dengan pengawalan dan pendampingan yang intensif ini, diharapkan distribusi gabah di Desa Turirejo dapat berjalan lancar dan para petani dapat menikmati hasil kerja keras mereka dengan harga yang ditetapkan Pemerintah. Kegiatan ini juga menjadi bagian integral dari upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Blora. (pw)


Transblora.Com, BLORA - Babinsa Koramil 04/Tunjungan Kodim 0721/Blora Serda Indik bersama PPL mendampingi petugas Bulog Kab. Blora dalam rangka pembelian gabah hasil panen petani Poktan Tani Maju di wilayah Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Senin (03/3/2025).

Dari hasil panen padi yang berhasil diserap oleh Bulog adalah sebanyak 16,294 ton dengan besar pembelian sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) yang ditetapkan saat ini yakni 6.500 rupiah per kilogram.

Untuk mempermudah pembayaran pembelian gabah, pihak Bulog mentransfer melalui rekening milik petani.


Suwardi anggota Poktan merasa bersyukur karena hasil panen petani diakomodir oleh pemerintah melalui Bulog dengan langsung datang ke lokasi.

Sementara itu, Danramil 04/Tunjungan Kapten Inf Agus Supriyanto melalui Bati Tuud Peltu Suheriawan menyampaikan, kegiatan pendampingan penyerapan panen oleh Bulog telah sesuai yang diinstruksikan oleh komando atas.

“Alhamdulillah, proses pendampingan penyerapan gabah di salah satu desa di wilayah teritorial kami berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

“Kami bersama PPL serta kelompok tani terus bersinergi dalam kegiatan ini guna mensukseskan swasembada pangan,” tutupnya. (pw)


Transblora.Com, BLORA - Babinsa Koramil 13/Kunduran Kodim 0721/Blora Sertu Siram melaksanakan kegiatan pendampingan dan pemantauan penyerapan gabah dari Bulog Kabupaten Blora hasil panen petani Gapoktan 3 di Desa Tawangrejo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa (18/02/2025).

Babinsa Sertu Siram yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan, pendampingan yang dilakukannya merupakan wujud sinergi secara melekat antara Bulog dan TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional.


“Kami hadir untuk memastikan proses penyerapan gabah berjalan lancar serta mendukung para petani dalam mendapatkan harga jual yang layak”, ujarnya.

Ia melanjutkan, Tim Bulog Kabupaten Blora melakukan pengecekan kadar air gabah serta penentuan harga sebesar Rp 6.500,- per kilogram. Selanjutnya, dilakukan proses penimbangan gabah. “Dengan adanya program ini, diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat dan ketahanan pangan nasional tetap terjaga”, tutupnya.

Pantauan di lokasi, Bulog Kabupaten Blora berhasil menyerap gabah dengan total berat mencapai 10.358 kilogram. Seluruh gabah tersebut dibeli dengan harga Rp 6.500,- per kilogram sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. (pw)

MKRdezign

{facebook#https://web.facebook.com/transblora.co/} {twitter#https://twitter.com/transblora} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCSl1zrsSFPYXFQoaDpC7xZw/featured?disable_polymer=1} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget