Baca Juga
Trans Blora.Co, BLORA -
Komando Distrik Militer 0721/Blora menggelar upacara peringatan Hari Sumpah
Pemuda ke-91 tahun 2019 yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodim 0721/Blora
Mayor Inf Budi Leksono di Lapangan upacara Makodim Jln. Pemuda no. 44 Blora,
Senin (28/10/2019).
Adapun tema dalam Upacara peringatan hari Sumpah
Pemuda tahun ini “Bersatu Kita Maju”.
Dalam Amanat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang dibacakan oleh Kasdim 0721/Blora, tema
yang di ambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun leh para
pemuda yang diikrarkan pada Tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Bahwa hanya dengan
persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.
Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua
mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga
memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam
perkembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain
perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat
destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme
dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung
dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan
bernegara.
Pemuda yang memiliki karakter yang tangguh adalah
pemuda yang memiliki karakter moral dan karakter kinerja, pemuda yang beriman
dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin,
kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan tuntas.
Tema Bersatu Kita Maju sesungguhnya diperuntukan untuk
seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan
pemuda lah indonesia bisa lebih maju.
Kemajuan tidak akan pernah tercapai dalam arti yang
sesungguhnya kalau masa depan itu hanya dipandang sekedar sebagai proses lanjut
dari masa kini yang akan tiba dengan sendirinya. Tapi bagaimana generasi muda
merespon kemajuan itu dengan kearifan mengargai keluhuran perjuangan dari
generasi sebelumnya tanpa terjebak dalam kejayaan dan romantisme masa lalu,
serta kenyataan-kenyataan masa kini sehingga membuat mereka tidak lagi sanggup
keluar untuk menatap masa depan.
Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari
jebakann sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan
dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka
pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa
depan dunia yang lebih baik.
“ Wahai pemuda indonesia, dunia menungggumu,
berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad dan cita-cita, pengorbanan dan
perjuanganmu tidak akan sia-sia dalam mengubah dunia,” dalam amanat
Panglima TNI.
Semangat
para pemuda dalam menatap dan ikut membangun dunia harus terus menjadi obor
penyemangat bagi pengabdian pemuda indonesia dalam ikut serta berpartisipasi
mangangkat bangsa dan tanah air tercinta di kancah dunia. (Tim)

Posting Komentar