Baca Juga
Trans Blora.Co, BLORA - Dalam rangka
mensukseskan gelaran Tari Sajojo dalam rangka pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap
III TA. 2019 Kodim Blora, ratusan prajurit TNI dan PNS, ibu Persit Kartika
Chandra Kirana Cabang XLII Kodim 0721/Blora, Ibu PKK, Polwan Polres Blora,
Pelajar SMA menggelar latihan bersama, di Aula Makodim 0721/Blora Jl. Pemuda
No. 44 Blora, Kamis (26/09).
Tari Sajojo yang
berasal dari Papua merupakan tarian masyarakat Papua yang menggambarkan
kekompakan, semangat kebersamaan, dan gotong royong. Tari Sajojo simbol
kebersamaan adalah satu hal yang dapat merangsang rasa gembira setiap orang.
Mungkin itulah yang ingin disampaikan oleh salah satu seni tari populer dari
masyarakat Papua.
Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE., menyampaikan bahwa Tari Sajojo merupakan wahana melestarikan budaya bangsa agar hasil karya anak bangsa dan budaya bangsa tersebut tidak diambil bangsa lain. Di samping itu juga untuk memeriahkan pada pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2019 Kodim Blora.
Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE., menyampaikan bahwa Tari Sajojo merupakan wahana melestarikan budaya bangsa agar hasil karya anak bangsa dan budaya bangsa tersebut tidak diambil bangsa lain. Di samping itu juga untuk memeriahkan pada pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2019 Kodim Blora.
"Kegiatan
latihan ini kita gelar untuk menciptakan kekompakan dan keserasian gerak,
sehingga pada saatnya nanti sudah
terbentuk keterpaduan bersama, sebelum puncak pelaksanaan pada pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim
Blora pada 2 Oktober 2019 mendatang," ungkap Letkol Inf Ali Mahmudi.
Menurut dandim,
selain memberikan beberapa koreksi, ia juga menekankan kepada anggotanya untuk
terus berlatih di setiap kesempatan, baik di kantor maupun di rumah.
"Tari Sajojo
yang sarat dengan nuansa keceriaan dan semangat kebersamaan. Tarian Sajojo juga
sebagai cara bagi masyarakat Papua untuk menyampaikan pesan selamat datang
kepada para tamu kehormatan," pungkasnya. (pw)

Posting Komentar