Baca Juga
Trans Blora, Tunjungan - Uji kenaikan sabuk dalam seni beladiri pencak silat Pagar Nusa selalu diselenggarakan tiap tahun sekali, Bati Wanwil Pelda Musaroni dan Babinsa Tunjungan Serda Suroto Koramil 04/Tunjungan Kodim 0721/Blora, hadir dalam acara Uji kenaikan seni beladiri pencak silat perguruan Pagar Nusa di halaman Madrasah Miftahul Huda Desa Tunjungan Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora, Selasa (30/04) kemarin.
Kegiatan tersebut yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan para murid perguruan seni pencak silat Pagar Nusa selama berlatih dan sehingga para murid akan naik sabuk satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya.
Dalam kegiatan uji kenaikan sabuk tersebut diikuti murid pencak silat perguruan Pagar Nusa sebanyak 60 murid.
Ketua Panitia kenaikan sabuk beladiri Pencak Silat Pagar Nusa menyampaikan selamat datang para peserta Uji Pencak Silat, dan kekuatan manusia adalah iman, mari kita selalu menjaga nama baik Padepokan Pencak Silat Pagar Nusa di manapun berada dengan kegiatan Pencak Silat kita ciptakan Pesilat yang handal dan berprestasi, “Ujarnya.
Lebih lanjut, Seni Beladiri Pencak silat Pagar Nusa merupakan warisan budaya leluhur bangsa Indonesia, yang mengandung banyak unsur pembelajaran yang baik untuk mencetak generasi penerus bangsa yang sehat jasmani dan rohani, di samping melestarikan budaya juga meningkatkan prestasi dan menanamkan generasi muda tentang kecintaan pada olahraga beladiri Pencak Silat,”pungkasnya.
Selanjutnya Serda Suroto menambahkan, kenaikan sabuk atau kelas adalah merupakan penghargaan atas prestasi dan kesungguhan para pesilat.
Kenaikan satu tingkat lebih tinggi juga merupakan tuntutan prestasi dan tanggung jawab untuk meningkatkan mutu yang handal, mandiri dan prestasi kedepannya, bagi para pesilat harus tetap menjaga solidaritas dan soliditas antar pesilat maupun antar pesilat beladiri yang lain, yang ada di wilayah Blora,” tuturnya. (pw)
Lebih lanjut, Seni Beladiri Pencak silat Pagar Nusa merupakan warisan budaya leluhur bangsa Indonesia, yang mengandung banyak unsur pembelajaran yang baik untuk mencetak generasi penerus bangsa yang sehat jasmani dan rohani, di samping melestarikan budaya juga meningkatkan prestasi dan menanamkan generasi muda tentang kecintaan pada olahraga beladiri Pencak Silat,”pungkasnya.
Selanjutnya Serda Suroto menambahkan, kenaikan sabuk atau kelas adalah merupakan penghargaan atas prestasi dan kesungguhan para pesilat.
Kenaikan satu tingkat lebih tinggi juga merupakan tuntutan prestasi dan tanggung jawab untuk meningkatkan mutu yang handal, mandiri dan prestasi kedepannya, bagi para pesilat harus tetap menjaga solidaritas dan soliditas antar pesilat maupun antar pesilat beladiri yang lain, yang ada di wilayah Blora,” tuturnya. (pw)

Posting Komentar